Atap adalah bagian rumah yang sangat penting untuk melindungi hunian. Bahkan, kita juga perlu mengaplikasikan waterproofing agar ia tahan lama. Nah, sekarang ini ada banyak inovasi atap yang bisa Anda pertimbangkan.
Kita tentu tak asing dengan atap genteng tanah liat. Ternyata, material seperti PVC hingga galvalume juga bisa jadi pilihan. Karena itu, penting untuk mengetahui karakteristiknya agar sesuai dengan kebutuhan Anda! Mari simak secara lengkap di sini!
8 Material Atap yang Bisa Anda Pilih
Inovasi material atap yang lebih modern dan kuat memang harus kita ketahui. Ada banyak kelebihan mulai kekuatannya hingga kesesuaian dengan bangunan. Penasaran apa atap terbaik yang bisa Anda pilih?
1. Atap Metal
Atap metal adalah salah satu pilihan yang semakin populer untuk hunian modern. Karakteristik utamanya adalah ringan, kuat, dan tahan lama. Bahannya biasanya berupa baja ringan atau zincalume.
Permukaan atap ini tahan terhadap korosi dan cuaca ekstrem. Desainnya juga rapi dan cocok untuk berbagai gaya arsitektur rumah. Selain itu, pemasangannya lebih cepat dibanding material tradisional seperti genteng.
2. Material Polycarbonate
Atap berbahan polycarbonate sangat cocok untuk Anda jika menginginkan hunian dengan pencahayaan alami. Material ini dikenal ringan, lentur, dan cukup kuat. Meskipun terlihat seperti kaca, polycarbonate jauh lebih tahan benturan.
Atap ini cocok digunakan pada area seperti teras, taman, atau carport. Salah satu keunggulannya adalah kemampuan menahan sinar UV. Dengan begitu, cahaya tetap masuk tanpa terasa terlalu panas.
Material ini juga tahan terhadap perubahan cuaca, baik panas maupun hujan. Perawatannya pun terbilang mudah. Anda hanya perlu membersihkannya secara berkala agar tetap jernih.
3. Atap Galvalume
Terbuat dari campuran seng, aluminium, dan silikon, material galvalume punya daya tahan yang tinggi terhadap karat. Permukaannya halus dan mengkilap, sehingga hunian terkesan rapi dan bersih.
Bobot material ini ringan, tetapi tahan panas dan hujan. Karena ringan, proses pemasangannya jadi lebih cepat dan efisien. Struktur bangunan pun tidak mendapat beban terlalu besar.
Galvalume juga dikenal tahan lama, bahkan bisa bertahan puluhan tahun jika dirawat dengan baik. Dengan perlindungan waterproofing yang tepat, material ini akan melindungi hunian Anda dalam jangka waktu panjang.
4. Atap Asbes
Atap asbes salah satu material yang sudah lama digunakan pada hunian. Karakteristik utamanya adalah ringan, mudah dipasang, dan memiliki daya tahan cukup baik terhadap cuaca.
Permukaannya cenderung kasar dengan warna abu-abu yang khas. Asbes tidak mudah terbakar, sehingga cukup aman dari risiko api. Sifatnya juga mampu meredam suara saat hujan sehingga lebih senyap.
Material ini juga tahan terhadap karat dan tidak cepat lapuk sehingga cocok untuk penggunaan jangka panjang. Dari segi harga, atap asbes tergolong ekonomis dan mudah ditemukan di pasaran.
5. Genteng Tanah Liat

Genteng tanah liat tentu tidak asing pada hunian. Sifat utamanya yaitu berbahan alami, dibuat dari tanah liat yang dibakar hingga mengeras. Warna terakota yang alami memberi kesan hangat dan tradisional.
Bentuknya genteng ini beragam, tergantung dari jenis cetakan dan modelnya. Material genteng cukup berat, sehingga memerlukan rangka atap yang kuat. Namun karena bobotnya, genteng tanah liat lebih tahan terhadap angin kencang.
Keunggulan lainnya adalah kemampuannya meredam panas dengan baik. Suhu dalam rumah terasa lebih sejuk, terutama di siang hari. Memang, material ini cocok untuk hunian tropis sehingga banyak kita jumpai.
6. Atap Beton
Atap beton sedang menjadi primadona saat ini. Material atap dibuat dari campuran semen, pasir, dan bahan tambahan lain yang dicetak menyerupai genteng. Bobotnya cukup berat, sehingga memerlukan rangka atap yang kuat.
Namun, karena berat itulah atap beton tahan terhadap berbagai cuaca. Permukaannya bisa dilapisi pewarna atau pelapis anti bocor agar lebih tahan terhadap perubahan cuaca. Dari segi ketahanan, atap beton tidak mudah terbakar dan memiliki usia yang panjang.
7. Atap PVC
Atap PVC banyak digunakan pada hunian modern. Karakteristik utamanya adalah ringan, lentur, dan tahan terhadap cuaca ekstrem. Terbuat dari bahan polivinil klorida, atap ini tidak mudah berkarat atau lapuk.
PVC cocok digunakan pada berbagai bagian rumah seperti kanopi, garasi, atau area taman. Salah satu kelebihannya adalah kemudahan dalam pemasangan.
8. Atap Seng
Atap seng memang ringan, tipis, dan mudah dibentuk. Bahan dasarnya adalah logam seng yang tahan terhadap air dan cuaca. Karena bobotnya ringan, pemasangan atap seng dapat dilakukan dengan cepat dan tidak membutuhkan struktur yang berat.
Material ini juga mudah dipotong dan disesuaikan dengan ukuran atap rumah. Dari sisi biaya, atap seng termasuk ekonomis dan terjangkau. Cocok untuk bangunan tambahan di rumah Anda seperti gudang atau gazebo.
Berbagai material di atas bisa menjadi acuan Anda dalam memilih atap yang tepat. Mulai genteng yang klasik hingga PVC yang modern, manakah yang paling Anda suka?
Lindungi Atap dengan Waterproofing yang Tepat!
Nah, setelah memilih material atap, mempertimbangkan proteksi tambahan juga sangat penting. Ini agar material tetap tahan lama dan kuat melindungi hunian dari berbagai cuaca. Tenang saja, pelapis atap Sika bisa menjadi jawaban!
Sika memiliki pengalaman selama 114 tahun dan telah meng-handle proyek global seperti Teater Royal Shakespeare di UK. Sika juga menjadi yang pertama dalam mencetuskan waterproofing semen di Indonesia.
Produk Sikalastic HLM 5000 R bisa menjadi solusi pelapis yang cocok. Produk mampu melindungi struktur dari air, cocok untuk semua iklim, terdiri dari komponen tunggal yang mudah digunakan, tanpa sambungan, hingga cocok untuk permukaan horizontal dan vertikal.
Sikalastic HLM 5000 R adalah produk waterproofing yang bisa mendukung proteksi atap hunian Anda. Selain estetika, kekuatan atap memang penting, bukan? Mari dapatkan produk dan coba langsung di sini!
