Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto memastikan akan melacak laboratorium dan rumah sakit (RS) yang memakai alat rapid test antigen daur ulang alias bekas. Hal itu menyusul kasus yang viral terjadi di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara milik PT Kimia Farma Diagnostika. "Ya Polri bakal antisipasi dan telusuri," kata Agus saat dikonfirmasi, Jumat (30/4/2021).

Lebih lanjut, Ia menambahkan pihaknya terus akan bergerak agar kejadian tersebut tidak terulang kembali. "Dengan dilakukan penangkapan oleh Jajaran Polda Sumut, semua juga sudah bergerak, yang terjadi bukan palsu, tapi penggunaan test kit berulang. Ini kan bahaya," pungkasnya.

RELATED ARTICLES

Pesona Candi Borobudur Magelang dan Sejarahnya

Candi Borobudur Magelang adalah salah satu tujuan wisata paling populer di Indonesia. Candi yang megah ini adalah situs warisan dunia UNESCO karena bangunannya. Candi ini terbuat dari batu dan dihiasi dengan ukiran dan patung, menjadikannya sebuah wisata yang mengesankan. Adapun yang lebih menakjubkan dari Candi Borobudur…

3 Alasan Kenapa Harus Punya Mobil

Memiliki kendaraan pribadi terutama mobil pada masa pandemi Covid-19 dinilai semakin penting. Tentunya untuk membantu mobilitas harian, mobil pribadi juga dapat mendukung fleksibilitas seseorang untuk bepergian. Terutama pada saat musim hujan, misalnya. Seseorang yang memiliki mobil akan cenderung lebih fleksibel bepergian dibandingkan mereka yang mengendarai…

Upaya Pencegahan Narkoba bagi Remaja

Upaya Pencegahan Narkoba bagi Remaja  – Memberikan solusi pencegahan narkoba bagi remaja sangatlah penting, apalagi dengan maraknya peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang yang sangat mempengaruhi mental dan pendidikan generasi muda saat ini. Masa depan bangsa yang besar ini sepenuhnya bergantung pada upaya membebaskan generasi muda…

Leave a Reply

Your email address will not be published.