Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto memastikan akan melacak laboratorium dan rumah sakit (RS) yang memakai alat rapid test antigen daur ulang alias bekas. Hal itu menyusul kasus yang viral terjadi di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara milik PT Kimia Farma Diagnostika. "Ya Polri bakal antisipasi dan telusuri," kata Agus saat dikonfirmasi, Jumat (30/4/2021).

Lebih lanjut, Ia menambahkan pihaknya terus akan bergerak agar kejadian tersebut tidak terulang kembali. "Dengan dilakukan penangkapan oleh Jajaran Polda Sumut, semua juga sudah bergerak, yang terjadi bukan palsu, tapi penggunaan test kit berulang. Ini kan bahaya," pungkasnya.

RELATED ARTICLES

3 Cara Menghilangkan Ketombe Secara Efektif

Memang tidak bisa dipungkiri bahwa kondisi rambut berketombe sering kali menimbulkan rasa gatal pada kulit kepala. Apalagi ketika anda menggaruknya serpihan putih kecil akan jatuh dari rambut mengenai baju. Pastinya anda akan merasa terganggu dan kurang percaya diri untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Adapun cara menghilangkan…

8 Produk Unggulan Skintific Untuk Kulit Sehat

Skintific merupakan brand skincare terkenal yang menawarkan serangkaian produk unggulan dengan teknologi paten TTE (Triangle Trilogy Effect) dan berdasarkan riset ilmiah yang mendalam. Brand asal Kanada ini dikenal karena produk-produknya yang efektif dalam menjaga kesehatan kulit dan membantu memperbaiki masalah kulit yang umum. Berikut adalah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *