Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto memastikan akan melacak laboratorium dan rumah sakit (RS) yang memakai alat rapid test antigen daur ulang alias bekas. Hal itu menyusul kasus yang viral terjadi di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara milik PT Kimia Farma Diagnostika. "Ya Polri bakal antisipasi dan telusuri," kata Agus saat dikonfirmasi, Jumat (30/4/2021).

Lebih lanjut, Ia menambahkan pihaknya terus akan bergerak agar kejadian tersebut tidak terulang kembali. "Dengan dilakukan penangkapan oleh Jajaran Polda Sumut, semua juga sudah bergerak, yang terjadi bukan palsu, tapi penggunaan test kit berulang. Ini kan bahaya," pungkasnya.

RELATED ARTICLES

susu anak 1 tahun

Manfaat Susu Formula Untuk Anak

Selama dua tahun, para ibu disarankan untuk memberikan ASI kepada bayi karena terbukti baik untuk kesehatan dan perkembangan si kecil. Setelah mendapatkan ASI setelah dua tahun, orang tua disarankan untuk memberikan susu formula sebagai pengganti ASI. Meski tidak sebermanfaat ASI, namun susu formula dibutuhkan untuk…

Cara Membersihkan Cumi-Cumi

SehatQ, Cara Membersihkan Cumi-Cumi

Cumi-cumi merupakan makanan laut yang tidak hanya lezat saja melainkan juga kaya akan protein, vitamin C, omega 3, zat besi bahkan juga kalsium yang sangat baik bagi kesehatan tubuh Anda. Tapi jika di sini cumi-cumi tidak dibersihkan secara benar maka aroma amis dari cumi-cumi akan…

Manfaat Flawless Glow Red Jelly untuk Wajah

Red jelly mendengar namanya, pasti sebagian orang akan mengira bahwa jely merah adalah makanan yang berasal dari gelatin yang memiliki warna merah sesuai dengan namanya. Namun ternyata anggapan tersebut salah, Red Jelly sebenarnya adalah produk kecantikan. Biasanya orang hanya menyebutnya Red Jelly. Jenis produk kecantikan…

Leave a Reply

Your email address will not be published.