Aksi pembobolan terjadi di sebuah toko komputer di Jalan Semeru, Kota Blitar, Jawa Timur, Kamis (17/6/2021) sekitar pukul 04.00 WIB. Pelaku yang berjumlah sekitar lima orang masuk dengan cara merusak pintu harmonika toko. Aksi pembobolan itu terekam kamera CCTV. Para pelaku mengambil puluhan laptop dari toko. Jumlah kerugian mencapai Rp 250 juta.

"Kalau berdasarkan rekaman CCTV, jumlah pelaku sekitar lima orang, tapi yang masuk ke dalam toko tiga orang, yang dua jaga di luar," kata pemiliki toko, Rini Indriani (33), seperti dikutip dari . Pelaku merusak kunci etalase untuk mengambil puluhan laptop yang disimpan di tempat tersebut. "Yang diambil hanya laptop, jumlah sekitar 46 unit, semua laptop baru," kata Rini.

Dilansir , dalam rekaman CCTV terlihat semua pelaku mengenakan masker dan baju lengan panjang, sebagian di antaranya memakai topi dan hoodie. Di menit menit awal rekaman CCTV terlihat sekitar lima pelaku masuk ke dalam toko, sebagian pelaku terlihat membawa karung untuk memasukkan laptop yang mereka ambil. Pada menit menit berikutnya, hanya terlihat tiga pelaku yang aktif mengambil sejumlah laptop di etalase toko.

Bahkan, para pelaku secara santai mengambil laptop di etalase untuk dimasukkan ke dalam karung. "Di rekaman kamera CCTV terlihat semua pelaku memakai masker," kata Kapolsek Kepanjenkidul, Kompol Agus Fauzi. Lebih lanjut, kata Agus, berdasarkan rekaman CCTV, para pelaku bisa dibilang sudah spesialis.

Selain itu, pelaku juga terbilang ahli saat merusak pintu harmonika toko. Pelaku membuka kunci pintu harmonika tanpa menimbulkan banyak kerusakan. "Kalau melihat kondisi di TKP, pintu harmonika dicongkel agar renggang sedikit, setelah itu kunci pengaitnya dilepas. Pelaku terlihat sudah ahli membuka pintu harmonika," kata Agus. Pegawai toko komputer, Frangky Adam, mengaku kaget saat bangun tidur melihat kondisi toko sudah acak acakan. Ia juga melihat pintu harmonika terbuka sedikit.

Frangky merupakan pegawai yang tidur di toko komputer tersebut. Ia tidur di lantai dua, sedangkan toko komputer berada di lantai satu. Frangky mengaku tak mendengar suara apa apa saat peristiwa pencurian itu terjadi. "Saya tidur di lantai dua, saya tidak mendengar apa apa," kata dia.

Sementara itu, Agus mengatakan, pihak kepolisian mendapat laporan kasus itu sekitar pukul 07.00 WIB. Anggota Polsek Kepanjenkidul dan Tim Inafis Polres Blitar Kota pun langsung ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). "Dari hasil olah TKP, pelaku masuk dengan cara mencongkel pintu harmonika toko," ujar Agus.

Masih kata Agus, pihaknya hingga saat ini masih menyelidiki kasus pencurian di toko komputer tersebut. Polisi juga masih mengumpulkan bukti bukti termasuk mengecek rekaman kamera CCTV hingga menggali keterangan dari pegawai toko.

RELATED ARTICLES

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *